Minggu, 06 Mei 2012

EXO - Angel

Machi amugeotdo moreuneun airo geureoke dasi taeeonan sungan gachi
Jamsi kkumilkkabwa han beon deo nun gamatda tteo boni
Yeoksi neomu ganjeolhaetdeon ne ape gidohadeut seo isseo
Dan han beonman ne yeopeseo bareul matchwo georeo bogopa han beon, ttak han beonmanyo

* neoui sesangeuro yeorin barameul tago
Ne gyeoteuro eodieseo wannyago
Haemarkge mutneun nege bimirira malhaesseo
Manyang idaero hamkke georeumyeon
Eodideun cheongugilteni

Mikael boda neon naege nunbusin jonjae
Gamhi nuga neoreul geoyeokhae naega yongseoreul an hae
Eden geu gose bareul deurin taechoui geu cheoreom maeil
Neo hanaman hyanghamyeo maeumeuro mideumyeo

Aju jageun geosirado neol himdeulge haji motage
Hangsang jikigo sipeo i’m eternally love

** neoui suhojaro jeo geosen barameul makgo
Ne pyeoneuro modu da deungeul dollyeodo
Hime gyeoun eoneu nal ne nunmureul dakka jul
Geureon han saram doel su itdamyeon
Eodideun cheongugilteni

Neol saranghage dwaebeorin nan ije deo isang
Doragal gosi eobseoyo nalgaereul geodwogasyeotjyo (oh no)
Yeongwonhan sarmeul irheotdaedo haengbokhan iyu
Naui yeongwon ijen geudaeinikka eternally love

* repeat

Selasa, 10 April 2012

Remaja dan Perilaku Menyimpang, Korban dari perubahan Zaman ?


Masih ingatkah kita mengenai adegan yang tak lumrah terekam melalui video handphone. April 2008 lalu  sekelompok remaja putri menganiaya temannya sendiri dengan cara memukul bergantian ke arah kepala,organ vital yang menentukan masa depan setiap orang. Atau mengenai tawuran antar remaja SMA antar dua sekolah.
Dari dialog yang terekam, korban diperintah menunjukkan sikap hormat pada anggota-anggota geng yang bernama Nero. Saat korban mengangkat tangan ke samping kanan dahinya seperti layaknya hormat benderaseorang temannya mendampar wajahnya berkali-kali. Lalu sesekali menonjok tepat di hidung dan mulut korban sampai kepala korban terantuk ke belakang. Sebuah pertunjukan yang biasa ditemui di atas ring tinju. Namun pertunjukan yang satu ini lebih dari perhelatan di atas ring tinju: tanpa sarung tangan, dilakukan dengan keroyokan dan tanpa perlawanan dari pihak lawan.
Hal yang tak kalah menarik perhatian khalayak ramai adalah tawuran siswa remaja SMA yang membuat hati siapa saja menjadi miris  ketika melihat kejadian tersebut. Bukan saja berdampak buruk bagi mereka yang terlibat dalam tawuran, tapi juga merugikan pihak sekolah. Bahkan tak dipungkiri melukai orang lain di sekitar tempat kejadian.
Yah… Mau tidak mau kita harus menelan bulat-bulat bahwa itulah potret diri kehidupan remaja Indonesia yang menyimpang. Yang tak lagi hidup dengan aturan adat dan tradisi yang sebagaimana mestinya. Akankah perkembangan jaman menghasilkan generasi muda yang semakin menyimpang?
Apabila hal ini terus dibiarkan, maka akan membuat ibu pertiwi ini semakin menderita. Semakin banyak remaja yang menyimpang seiring perkembangan jaman. Bukan tidak mungkin, budaya asli Indonesia lama kelamaan akan hilang dari peradaban bangsa. Karena setiap tahun Indonesia akan kedatangan musuh atau budaya baru yang hendak menutup budaya Indonesia dengan penawaran-penawarannya.
 Berbicara tentang kekerasan, kita mendapati ketetidakwajaran yang menjadi lumrah terutama akhir-akhir ini. Kekerasan banyak dijumpai di tempat umum seperti di jalan raya, perumahan, kampus dan sekolah maupun di keluarga. Ketakwajaran yang belum lagi lumrah adalah kekerasan ini dilakukan oleh perempuan dan pada saat usia pelaku baru menginjak remaja. Perempuan merupakan sosok yang identik dengan pribadi feminin. Tentang kepribadian feminin, sudah menjadi rahasia umum jika memaparkan ciri-cirinya yakni penuh kasih sayang, simpatik, jentel, sensitif, pengasuh, anggunn keibuan. Namun, kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok remaja putri ini lebih cenderung menunjukkan pribadi “maskulin“daripada feminin. Wow… keren.
 Disamping kekerasan seperti yang dilakukan remaja putri di atas, ada banyak perilaku menyimpang yang dilakukan remaja dan makin mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Perilaku tersebut antara lain penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), hamil sebelum menikah, premanisme di kalangan pelajar dan sebagainya.
            Masa Remaja
            Masa remaja adalah usia yang niscaya dilewati oleh setiap orang dewasa. Masa ini akan menguji setiap orang bahwa tidak selamanya hidup dilewati dengan perjalanan yang mulus dan lurus. Mungkin si pejalan yang remaja itu tahu lurusnya jalan. Seorang pedayung yang hendak menuju suatu pulau mungkin tahu arah jalannya dan mungkin tahu ada badai di depan, tapi tidak semua pendayung bisa melewati badai dan sampai pada tempat yang dituju.
Masa remaja adalah masa yang penuh badai dan tidak semua orang bisa lolos melewati masa-masa itu. Remaja menunjukkan emosi yang labil sehingga mudah dipengaruhi. Remaja cenderung menunjukkan keakuannya pada orang lain. Kebutuhan untuk diakui bisa menjerat remaja pada tindakan yang dilarang oleh norma. Dengan kata lain, remaja bisa saja melakukan tindakan yang melanggar norma asal dirinya bisa diakui oleh orang lain. Ciri adanya badai lain adalah makin tidak terbendungnya arus informasi seiring dengan makin mudah didapatnya teknologi informasi.
 Remaja bisa dengan mudah memamah informasi tentang apapun. Bisa dipastikan, hampir semua remaja di kota sudah familiar dengan handphone, bahkan bisa berganti-ganti model sesuai tren terbaru. Internet sudah bisa diakses sampai ke pelosok, dimana saja dan kapan saja. Internet menyediakan beragam informasi dan pengetahuan sesuai kebutuhan penggunanya hanya dengan satu dua kali menekan tuts keyboard. Lihat! Betapa mudahnya…
Televisi menjadi penyedia layanan informasi yang paling banyak dikonsumsi, terlebih banyak handphone yang sudah memiliki fasilitas gambar hidup itu. Media cetak beragam jumlahnya dan mampu memenuhi beragam hobi dan minat setiap orang.
Derasnya informasi yang mengalir ke segala penjuru ruang sosial di masyarakat tentunya akan memengaruhi pengguna informasi itu. Informasi yang dikenyam akan memengaruhi cara pandang, sikap, perilaku, gaya hidup, dan kebiasaan seseorang.
           Badai informasi pada kalangan remaja
Namun, beragam tayangan kekerasan dalam televisi tidak bisa dianggap remeh, apalagi yang tidak ada hubungannya dengan kekerasan yang dilakukan remaja. Televisi sudah jadi media yang tidak mungkin dilepas dari keseharian masyarakat, didalamnya tersaji banyak tayangan yang kurang mendidik bahkan banyak diwarnai adegan kekerasan. Informasi selebriti mengabarkan kekerasan : perceraian maupun kekerasan yang dilakukan antarartis. Berita di televisi bertabur kekerasan: perselisihan antarwarga kampung, perseteruan antarpendukung pilkada. Film tidak enak dinikmati tanpa adegan kekerasan, bahkan sinetron yang diputar di televisi kita sebagian besar tidak mengandung unsur pendidikan. Satu hal lagi yang perlu di singgung di sini, yaitu penggunaan internet oleh kalangan remaja. O’..owww.
           Lumpuhnya Budaya Asli Bangsa
            Sebuah bangsa dikatakan hebat apabila mampu mengangkat nama bangsanya sambil tersenyum. Namun, kini banyak generasi muda bangsa yang malu mengakui dirinya sebagai generai penerus bangsa. Sebagai contoh, banyak anak remaja yang mulai senang membeli baju, sepatu atau tas impor dan mereka bangga atas hal itu. Sebaliknya mereka merasa sangat malu apabila membeli barang di pasar yang memang asli buatan Indonesia. Gengsi amat sih…
Dengan mudah norma-norma yang berlaku di masyarakat tertentu akan diadopsi oleh norma-norma di masyarakat lain. Mode pakaian yang baru muncul di Perancis dengan cepat dikonsumsi oleh masyarakat di kota kecil.    Apabila dari kecil saja banyak generasi muda yang mulai acuh terhadap budaya bangsa. Bagaimana nasib budaya asli Indonesia 10 tahun kedepan?  Masihkah ada budaya asli bangsa ini yang dulu diagung-agungkan? Hmmm..
           Korban yang harus dibela
Perubahan zaman menuju era informasi memiliki andil besar dalam membentuk sikap dan perilaku remaja. Perilaku menyimpang tidak hanya semata-mata bersumber dari remaja itu sendiri. Tapi, adanya perubahan zaman bisa memacu remaja bersikap dan berperilaku di luar batas normativitas. Keterbukaan informasi dan komunikasi seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mungkin merupakan salah satu sebab.
Sehingga kita sebagai generasi penerus bangsa harus siap merajut cinta untuk Indonesia dengan menjauhi perbuatan-perbuatan yang menyimpang, yang dapat merugikan orang lain, dan merusak moral penerus bangsa. Selamatkan generasi muda, selamatkan bangsa Indonesia.
Kita semua berharap remaja Indonesia bisa berkualitas lebih baik untuk mencapai Indonesia yang lebih baik pula. Tetap mencintai dan merasa bangga akan bangsa Indonesia, mencintai alam, tradisi, adat, hingga produk dalam negeri.
Semua berawal dari kita, para generasi bangsa…

EXO - Mama (English version)

Anyeong chingudeul...
ini nih, lirik lagu terbarunya EXO yang baru aja debut tanggal 8 April kemarin. 
Lets cekidot..... ^^

Careless, careless.
Shoot anonymous, anonymous.
Heartless, mindless.
No one, who care about me?
The feeling of loss
who cares you can only tolerate it
I can’t take it anymore
so I close my eyes
MAMA can you please tell me
why people can’t change
Did those beautiful days
I’ve heard of really exist?
I already forgot long ago
that I should have loved her even more
I long ago forgot that my heart tolerated her
Only living a self-serving life
Pretending to be busy
Invisible behind your mask
your face is full of many expressions
Being consistent until the end,
is it really better?
Is this what we want?
Never looking into each others eyes again?
Will you never speak to me again?
Never say you love me again?
Even if I get hurt
and my tears fall like rain
Will changing solve anything?
Can we change?
Tell me Mama Mama
I’ve already forgotten
when we were shut into intelligence
My world is
constructed of only 0 and 1
No life, no feelings;
everyday is lacking
I get lonelier as time passes;
I’m just causing myself pain and sorrow
Meeting, holding hands,
crying and laughing while feeling together
The closeness we had,
the happiness we shared,
will it ever comeback?
Invisible behind your mask
is your face full of many expressions
Being consistent until the end,
is it really better?
Is this what we want?
Never looking into each others eyes again?
Will you never speak to me again?
Never say you love me again?
Even if I get hurt
and my tears fall like rain
Will changing solve anything?
Can we change?
Tell me Mama Mama
Turn back!
In the end, I’ll shout,
I’ll rush, I’ll warm it,
I don’t want the world to turn cold
Please help me
MAMA MAMA MAMA MAMA turn back
Tell me
MAMA MAMA MAMA MAMA rolling back
Chasing, losing control,
indifferent towards others;
this isn’t a game
Please help
MAMA MAMA MAMA MAMA
Turn back Yeah
Careless, careless. (MAMA)
Shoot anonymous, anonymous. (MAMA)
Heartless, mindless. (MAMA)
No one, who care about me? (MAMA)
Because I’ve received blessings,
I feel really happy;
I want to meet more people everyday
Revive this broken heart,
as long as I can purely love,
I’ll be able to find the truth in my original smile
Is this what we want?
Never looking into each others eyes again?
Will you never speak to me again?
Never say you love me again?
Even if I get hurt
and my tears fall like rain
Will changing solve anything?
Can we change?
Tell me Mama Mama
Careless, careless.
Shoot anonymous, anonymous.
Heartless, mindless.
No one, who care about me?

Artis Amerika yang Mirip Hewan

Jakarta, KasaKusuK.com
Bagaimana kalau tiba-tiba wajah kamu disejajarkan dengan tampang binatang? Mau marah? Ah, tapi para artis negeri paman Sam biasa saja tuh. Mereka malah asyik-asyik saja ketika ada media yang memajang wajah mereka dan membandingkannya dengan tampang binatang-binatang itu. Mau lihat? Ada yang memang mirip lho, tapi yang lain, silakan berkomentar di bawah ini apa yang ada di kepala kamu? 
 

Artis Mirip Binatang 
 


Senin, 09 April 2012

10 Wanita dengan Mata Terindah

10. Charlize Theron
Charlize Theron, artis yang pernah memenangkan penghargaan sebagai aktris pemeran utama terbaik dalam film "Monster" ini memang memiliki mata yang indah, lihat saja dalam film "Aeon Flux", matanya sungguh seksi dan tajam.
9. Sophie Loren
Dia memiliki mata yang cukup sexy, Sophie juga memenangkan piala oscar sebagai aktrik pemeran utama terbaik dalam film "Ciociara La".
8. Kristin Kreuk
Matanya sungguh cantik, dia memulai karirnya dalam film "Smallville" sebagai lana lang.
7. Giada De Laurentiis
Matanya indah dan sorot matanya menawan, dia adalah seorang koki profesional dan memiliki sebuah acara masak sendiri yang berjudul "Everyday Italian" yang ditayangkan pada channel FoodNetwork sejak tahun 2003.
6. Sharbat Gula
Mata hijaunya yang menyala seakan mencerminkan sesuatu yang amat dalam dan pedih, dia terkenal sebagai cover girl majalah National Geograhpic, untuk sekedar info saja, fotonya sebagai cover majalah tersebut merupakan foto yang paling populer sepanjang sejarah majalah tersebut.
5. Audrey Hepburn
Pemenang piala oscar sebagai aktris terbaik dalam film "Roman Holidays" ini memiliki sorot mata yang tajam juga tatapan yang indah.
4. Elizabeth Taylor
Mata birunya membuat langit terlihat pucat. Dia pernah memenangkan dua piala oscar sebagai Aktris pemeran utama terbaik dalam film "Who's Afraid of Virginia Woolf" dan sebagai aktris pemeran utama terbaik dalam film "Butterfield 8".
3. Lynda Carter
Masih ingat siapa dia?. Dia adalah pemeran dari superhero wanita yang amat terkenal di seluruh dunia, yaitu Wonder Woman yang tayang perdana pada tahun 1976. Lynda juga memenangkan TV land Award sebagai Super Hero paling super dalam film "Wonder Woman" pada tahun 2004.
2. Angelina Jolie
Siapa yang tidak kenal dengan Angelina Jjolie?. Selain terkenal memiliki mata yang indah, artis ini juga terkenal dengan bibir sexynya. Dia adalah putri dari Jon Voight dan memenangkan Piala Oscar sebagai Aktris pemeran pembantu terbaik dalam film "Girl Interupted" pada tahun 2000.
1. Aishwarya Rai
Siapa yang menyangka kalau pemenang dalam list ini adalah seorang wanita asal india?. Dialah pemilik mata terindah di dunia. Aishwarya rai dipilih oleh Majalah Time pada tahun 2004 sebagai salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia dan dia dianggap sebagai wanita paling cantik di dunia dengan mata yang amat sangat indah.

10 Tempat Terseram di Dunia

10. Dataran Magh Sleacht, County Cavan, Ireland
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8_SCdD8CKgzXsnCk09gOaDW6t7OhZmMHldme4tVKwm9wYe-53MRqQlKWn__ZJ-eO5CPvMi8YyDD6GE6mqmVTmFiCoJlf1qD8sDHj9zOZSEiFWg-6gYG7rieogJzQuLsKqgZcBhPmdMgAR/s320/cavan.jpg
Jaman Dahulu Kala, Di Dataran magh Sleacht ini itu adalah tempat orang2 lokal disana, menyembah suatu Dewa, yang bernama Crom Cruach...
Orang2 sana pada mengorbankan satu dari tiga anaknya untuk Diberikan kepada DEWA... untuk di tukar dengan Susu, Daging, dan kebutuhan pokok lainnya... Dewa Crom Cruach sangat menakutkan warga2 lokal disana karena permintaan nya yang kejam, yaitu darah manusia segar... Warga2 disana pun takut untuk menyembah dewa tersebut, karena Penyembah2 sendiri ny pun sering ditemukan meninggal dengan mengenaskan
Sekarang, Orang2 lokal sering mencium ada nya bau Daging dan Darah di dekat dataran tersebut, dan sering juga melihat suatu sosok bayangan yang mengitari tempat tersebut pada waktu Matahari Terbenam
9. Catacombs, Paris, France
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqD0J8zgokvJEqtS74bvTPULfSRKv0xwO9-HQQglYg1Z7-lk_ArP-A0cs4vyApRTkapIsfJjcE93c1NBnS86UPIe7HZBFmJwb8fG-hUpRpEQXCAy2PEm_4gM062u2Z2bdgaLTDyILgDkoW/s320/catacombs-paris.jpg
Setiap Tahunnya, Populasi Paris bertambah dengan pesat, jadi, dibutuhkan tempat/lahan untuk orang2 menetap... salah satu cara yang mengerikan yaitu untuk meniadakan Kuburan , nah bagaimana dengan mayat2 itu? Mayat2 Tersebut di tumpuk di suatu tempat di bawah tanah yang bernama Catacombs... sampai saat ini. Tengkorak2 tersebut tinggal, sampai detik ini , dibawah Kota Paris yang gemerlap tersebut, disebut jg dengan nama Empire Of The Dead. Setiap tahunnya, Ribuan Turis mengunjungi tempat ini, dan tidak sedikit dari mereka yang menemukan kejadian2 aneh, grup tur mereka serasa diikuti oleh sesuatu dari belakang selama mereka mengunjungi Catacombs ini. Banyak kejadian , bahwa ada orang2 yang pergi kesana tanpa Pebimbing Tur, dan mereka hilang disana selamanya, dan juga ada orang yang pergi kesana hanya untuk main2 dan bercanda, akibatnya mereka hilang didalam selamanya
8. Pulau Palmyra, Samudra Pasifik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2kmy4FQ-SJMEekzy1KkE9HNgDE4LMLCShGp9D4dkRbnyhVAYvsHn6RXkHoDM6odcdTW-l-u9N01hThOIB5qjt553XxBcah6_fzPd1e9no-hgZ5oQBbT3vuajI3zZxCNRtrkHHsojPYah4/s320/palmyra-atoll-view.jpg
Pulau ini terletak Tenggara dari Pulau Hawaii dan Pulau Samoa, pulau ini dikenal dengan pulau yang memiliki aura "kematian" dan "kegelapan"...
Hiu2 di pulau ini telah memakan 2-5 korban setiap bulannya.. dan banyak pula ditemukan Marinir2 US pada perang Dunia II mati di pulau itu karena keracunan memakan ikan2 disana yang telah terkontaminasi racun dari Algae yang merebak di lautan pulau itu... Menetap di pulau itu serasa menetap di Neraka , kata seorang mantan Marinir yang pulang dengan selamat dari pulau tersebut
7. Kamp Konsentrasi Unit 731 Manchuria, Harbin, China
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJH_jJ6VCIng7AZcCXXgAWoMp-ZuuKZ71_Q8uJBEtTBueo1TsTW8NjAjNG1VttVfBY7vosOWOihe93HksbkBIHRVXv6rC8FX_v2AU55BGNVX6SWF_xE16Zu_y05lSJkgG5kdjoF8_rKpfu/s320/harbin-unit-731.jpg
Tempat Orang2 China di bunuh dengan massal pada perang Manchuria oleh orang Jepang... dicatat bahwa 3000 orang China dibunuh secara langsung pada satu hari, dan 250 ribu lainnya disekap sampai mati di Kamp Konsentrasi itu
Dikenal sebagai "Kamp Konsentrasi NAZI di Asia"
6. Istana Dracula, Transylvania, Romania
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_6ZiRqX1SnoN59JzrXALjsMRm_GkQePk7lydFVE-f0I0kLdIFw5nT7gDML3wIu9KKWoAjZl-rhh127QQHPIDwYPa4xRGLBlNwgAag9b4NG5K-c68cqBEVbbty1JPr5ClkdTlK9YZ8t-OK/s320/hunedoara-castle.jpg
Tempat ini dikenal sebagai Markas tempat Kaisar Vlad Dracula saat dia berperang melawan Turki... Saat ia berhasil dikepung ama pasukan Turki, dia berusaha kabur, membawa anaknya, tetapi, anak nya jatuh dalam perjalanan dan ditinggal mati, dan istrinya bunuh diri di Istana itu... dan juga tempat itu terkenal dalam masa Vlad Dracula, tempat ia merajam dan menyiksa orang2 Turki , yang terkenal sadis nya adalah ia mengimpale massal orang2 turki... oleh karena itu dia terkenal dengan nama Vlad the Impaler, tempat ini jg menjadi inspirasi bagi penulis novel asal Irlandia, Bram Stoker untuk menulis novel nya yang berjudul DRACULA.
5. Colliseum, Rome, Italy
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinmISvfcYCyDQttxhYPrXJNlI387eUOCFES5TJXSAYlXdrnlL5n80xRLfEAJ-1DC8B3v0tAG37OYi1aKOYJl_MMU1JO_p-TI6G27keRDWecYmL5XHYY4jXUw-Y7lAVtJ7TriqIZfx-FV5m/s320/coliseum-rome-italy.jpg
kira2 da pada tau kan knp tempat ini mengerikan, ini tempat dulu buat hiburan para2 Gladiator bertarung ampe salah satu mati... nonton felem Gladiator dah biar tau
4. Kuburan Greyfiar Firk, Edinburgh, Skotlandia
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg1ta26nPnnvh9I-eWWJfvLTHBypmdYVEBnA_eWEgDIsVvzeXW_jVkB_Gdj_hzobj2x7h0hBN7sTh5INB4yso-SIMapwAgsU-vRPmMwWLqPNwiryQ2K3uP5Z4aPmvQin3RIweGtJnQfvq-O/s320/greyfriars-kirk-cemetery.jpg
Dinilai sebagai Kuburan Terangker di Dunia, orang2 lokal disana sering kali mendapat udara yang sangat dingin, dan bau2 busuk bila melewati wilayah kuburan itu, pada malam hari, terdengan juga teriakan2 dari dalam Kuburan tersebut. Bunyi Pecahan Pecah Belah jg sering terdapat disana.
Rumah2 di deket kuburan itu sering kali dihantui , yang terkenal adalah penjara bawah tanah yang terdapat disana, adalah kuburan George McKenzie, seorang pejabat yang dihukum karena difitnah, pejabat itu disiksa habis2an di sana, dan dia bersumpah akan balas dendam suatu hari nanti, nah roh ny dia itu terkenal sering ngider2 rmh2 daerah tersebut. Tiap Tahunnya, Turis yang datang kesana hanya boleh datang dengan Pebimbing Tour... dan jg disana tak diperbolehkan mengambil foto...
3. Winchester Mystery House, San Jose, California, America
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwxCSMd-IqLI7Mk5nGAzocnY1nci4itYMamcR1VgX_ykGj5HFxFT9hx4U7lWE8yN-A5PRrMGbSMOGpdMhIECW399xecOalFz8IaKSzX5qrmj-YwKBvw54DggNnNgDkOMS8b-S0Lg7kRASu/s320/Door_to_Nowhere_Winchester_House_6-5-06.jpg
Rumah ini dibangun oleh Janda Sarah Winchester, yang adalah istri dari suami nya yang adalah Bos dari perusahaan mesiu... nah, hidup Sarah tidak pernah bahagia, anak2 nya pun mati selagi mereka kecil karena penyakit, dan ketika Sarah mau berkonsultasi kepada seorang paranormal, paranormal itu berkata, " keluarga Winchester itu di kutuk, karena Mesiu yang menjadi bisnis suaminya telah membunuh begitu banyak orang pada saat perang dunia. Dan kamu harus membangun suatu rumah untuk kamu tempati dan jg Roh2 orang yang meninggal karena mesiu tersebut." "Kamu jg harus membangun terus menerus rumah ini , jika kamu terus membangun, kamu akan hidup, jika tidak, kamu akan mati"
Sarah pun menuruti perkataan paranomal tsb dan membangun terus menerus rumah ini, segala macam pintu, jendela, dipasang terus menerus dan dicatat bahwa rumah ini mempunyai ratusan pintu, ratusan jendela... pada suatu saat, dia berhenti membangun, sehari kemudian, Gempa terjadi ke rmh nya, dan ini sebagai tanda bahwa roh2 tersebut tidak senang kalau Sarah berhenti membangun rmh itu, akhirnya, Sarah terus menambah pintu demi pintu, jendela demi jendela... sampai akhir hayatnya. Skarang, rmh ini menjadi sasaran Turis... rumah ini dikenal sebagai rmh teka teki... sampai sekarang, tidak ada jumlah jelas berapa jumlah pintu di rmh ini
2. Whitechapel, East London, UK
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvelT1FVtT6e61N1glohXgM5tLhc_6bZbhZEk_c9q5RhAAqVWPBzHT2Ff7eRCpIKP3ZWuJjnhqfdxRlljCZZ-b3xSwfYnvWQDBaDygJW8VnZR5jM6AzGTi5fAMyv8R-6MqDkaDSCDfBz7t/s320/gunthorpe-street.jpg
Dinilai salah satu tempat yang level Kriminalitas nya tertinggi di Seluruh Dunia...
dari Awal Abad 19, tercatat ribuan kasus pembunuhan, pemerkosaan, dan korban mutilasi yang terjadi di daerah Whitechapel, yang terkenalnya, adalah peristiwa pembunuhan berantai oleh Jack The Ripper, korban2nya kebanyakan dibunuh di wilayah Whitechapel... Bar di daerah sana yang dulunya tempat Jack The Ripper nongkrong, diketahui dinaungi hantu2 penasaran dan korban2 mutilasi yang dibunuh di daerah tersebut
1. Auschwitz-Birkenau Concentration Camp, Oswiecim, Poland.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkd9KSkDHntwFMSuybv7wXghIbcukrX5kxo4pYkyJDqT4urDiiqGpAEsyS4FPqcaGhqhrl1EEk354fSDqrzvlp_3UZPrdzUr0ed5F4jqvTuF07u4GljyS2PSS9VyLH4A37Fjd_D07hm4I3/s320/auschwitz.jpg
knp? ini tempat kamp konsentrasi yang Jerman pake buat bunuh ribuan orang Yahudi dengan gas.. berapa ratusan jutaan orang dibunuh disini

Jumat, 09 Maret 2012

EXO K History

[Kai] Listen
Neukkil su inni
Nae simjangi
Ttwijireul anha
[ChanYeol] My heart be breakin’
[BaekHyun] Bunhan maeume
Ureodo bogo
Sori jilleo (Ha!)
Oechyeodo bwasseo
[ChanYeol] My pain be creepin’

[D.O] Heukgwa baek ajik namgwa buk kkeuchi naji annneun jeonjaeng Scene dullo nanwin
Taeyangui jeolmang

Meolli dolgo doraseo dasi sijakhaneun gose da wasseo
Oryutuseongijiman baewogamyeo ganghaejil su inneun na
Jeo taeyangcheoreom geodaehan hanaran geol aneun nal
Oh, Oh
Modu hamkke ganeun uri miraero
I need you and you want me
Jiguran i byeoreseo
Oh, Oh
Oh, Oh
Every, Every, Everyday
Naega mandeun History

[SuHo] Break it
Yongmangui banchik
Move it
Pagoeran mideok
[ChanYeol] No more shakin’ like that
[D.O] Magic
Sigani gamyeon
Tto ssiseun deusi
Dasi jaesaeng dwae

[BaekHyun] Sigongganeul ttwieo neomeoseo edenui achimeul kkumkkugo isseo gaja urin
Geureon jonjae

Meolli dolgo doraseo dasi sijakhaneun gose da wasseo
Oryutuseongijiman baewogamyeo ganghaejil su inneun na
Jeo taeyangcheoreom geodaehan hanaran geol aneun nal
Oh, Oh
Modu hamkke ganeun uri miraero
I need you and you want me
Jiguran i byeoreseo
Oh, Oh
Oh, Oh
kkumeul ingtae haneun nal
Urin dasi ireona

[Kai] Ireona, Ireona, Ireona (Turn it on)
Ireona, Ireona, Ireona

[ChanYeol] Yeongwonhalgeora mitgo sipeul ttae
Eonjenga hal geo rago mangseoril ttae
[D.O] Naeiri baro kkeuchinjido molla
Huhae gateun geon ijeobeoryeo duryeowoma~

[SuHo] Jebal saranghae, saranghae, saranghae
Johwaroulsurok wanbyeokhajanha
[BaekHyun] Modeun seulpeumi gippeumi yeogie
Nawa neoneun han saengmyeongin geol~

[ChanYeol] Ya uriga wollae hanaro taeeonatdeon sungan
Galsurok somojeogin i segyereul mannan sungan
Urin jeom, jeom, jeom meoreojyeoga jeom, jeom
[Kai] Dullo kkaejyeobeorin chae himeul irheobeorin taeyang
Galsurok, galsurok, galsurok, galsurok deo
[SeHun] Ganjeolhaetdeon kkumui segyereul dasi majuhaneun sungan
[Kai] Nae gaseumi ttwinda, magu ttwinda
Doong, Doong, Doong, Doong, Doong, Doong

Dolgo doraseo dasi sijakhaneun gose da wasseo
[ChanYeol] Yeah EXO-M, EXO-K
Uriga sijakhaneun mirae History
Jeo taeyang cheoreom geodaehan hanaran geol aneun nal
[Kai] Oh hanaui simjange, taeyange
Kkeuteobsi urin hanaro ganghaejigo isseo
I need you and you want me
Jiguran i byeoreseo
Oh, Oh
Oh, Oh
Every, Every, Everyday
Naega mandeun History

Sabtu, 04 Februari 2012

EXO-M What Is Love (Chinese Version)

 

Girl, I can't explain what I feel
Oh baby my baby, baby, baby, baby, yeah…Màncháng de yītiān fǎngfú
Jiù xiàng duǎnzàn yī miǎo de gǎnjué
Měi tiān dū xiàng shì wèi nǐ xiě xià de qíngjié
Zhè yīmù làngmàn àiqíng piān
Xià yīmù dòngzuò piàn nán zhǔjiǎo
Wǒ bànyǎn nǐ xīnzhōng wéi yī yīngxióng…
(Nǐ rúcǐ wánměi)
Túrán wǒ qídài péi nǐ zǒuxiàng de wèilái
Bié bǎ ài cáng qǐlái
Zhuā zhù xìngfú zhǐyào nǐ néng tǎnbái oh baby…
I lost my mind dāng nǐ zǒu jìn wǒ shìxiàn
Jiù zài nǐ zhōuwéi zhěnggè shìjiè
Get in slow motion
Qǐng nǐ gàosu wǒ rúguǒ zhèyàng jiùshì ài
Ài wúsuǒbùzài
Huì ràng wǒ wàngjì
Shānghài fēndān bēi’āi xuéxí guānhuái
Chǎoguò kūguò hái néng yǒngbào
Qǐng nǐ gàosu wǒ rúguǒ zhèyàng jiùshì ài…
Dāng wǒ qiān nǐ shǒu quán shìjiè xiànmù bùyǐ
Dāng nǐ wěn wǒ cái dǒng zhè gǎnjué bù huì gēnggǎi
Tāmen shuō dé tiānchángdìjiǔ yěxǔ yǐ bùzài
Dàn nǐ kě xìnlài wǒ shì bùgù yīqiè qù ài nǐ de rén
Nǐ jiāng huì màn man míngbái…
I don’t know why zhè gǎnjué wú kě qǔdài
Ài shì tūrúqílái de yìwài
nǐ ràng wǒ biàn chéng zuì jiā nánrén
Zhǐyào zài nǐ shēnbiān shēngmìng biàn de guāngcǎi…
I lost my mind dāng nǐ zǒu jìn wǒ shìxiàn
Jiù zài nǐ zhōuwéi zhěnggè shìjiè
Get in slow motion
Qǐng nǐ gàosu wǒ rúguǒ zhèyàng jiùshì ài
Ài wúsuǒbùzài
Huì ràng wǒ wàngjì
Shānghài fēndān bēi’āi xuéxí guānhuái
Chǎoguò kūguò hái néng yǒngbào
Qǐng nǐ gàosu wǒ rúguǒ zhèyàng jiùshì ài…
Jīnyè wǒ xiǎngqǐ nǐ lā kāi chuānglián
Duìzhe xīngkōng xǔ xià yī ge xīnyuàn
Xiàng tónghuà gùshì lǐ xìngfú jiéjú happily ever after
Cóng jīn yǐhòu wèi nǐ fùchū wèi nǐ
Xīnténg wèi nǐ děngdài wǒ jué bù líkāi
Zhǐ xiǎng gěi nǐ wǒ yīshēng de ài…
I lost my mind dāng nǐ zǒu jìn wǒ shìxiàn
Jiù zài nǐ zhōuwéi zhěnggè shìjiè
Get in slow motion
Qǐng nǐ gàosu wǒ rúguǒ zhèyàng jiùshì ài
Ài wúsuǒbùzài
Huì ràng wǒ wàngjì
Shānghài fēndān bēi’āi xuéxí guānhuái
Chǎoguò kūguò hái néng yǒngbào
Qǐng nǐ gàosu wǒ rúguǒ zhèyàng jiùshì ài…
Dāng wǒ qiān nǐ shǒu quán shìjiè xiànmù bùyǐ
Dāng nǐ wěn wǒ cái dǒng
Zhè gǎnjué bù huì gēnggǎi
My babe, baby babe, baby.baby-
Wǒ wúfǎ bùxiǎng nǐ shìfǒu zhèyàng jiùshì ài…
Zhǐ xiǎng ràng nǐ xiào de xiàng gè chúnzhēn xiǎohái
Zhǐ xiǎng gěi nǐ ān
Wèi xiàng gè péngyǒu bān de yīlài
My babe, baby babe, baby.baby-
Gàosu wǒ dàodǐ what is love…
Chinese
Girl, I can’t explain what I feel.
Oh baby my baby, baby, baby, baby, yeah…漫长的一天仿佛
就像短暂一秒的感觉
每天都像是为你写下的情节
这一幕浪漫爱情片
下一幕动作片男主角
我扮演你心中唯一英雄…
(你如此完美)
突然我期待陪你走向的未来
别把爱藏起来
抓住幸福只要你能坦白oh baby…
I lost my mind当你走进我视线
就在你周围整个世界
Get in slow motion
请你告诉我如果这样就是爱
爱无所不在
会让我忘记
伤害分担悲哀学习关怀
吵过哭过还能拥抱
请你告诉我如果这样就是爱…
当我牵你手全世界羡慕不已
当你吻我 才懂这感觉不会更改
他们说得天长地久也许已不在
但你可信赖我是不顾
切去爱你的人你将会慢慢明白…
I don’t know why这感觉无可取代
爱是突如其来的意外
你让我变成最佳男人
只要在你身边生命变得光彩…
I lost my mind当你走进我视线
就在你周围整个世界
Get in slow motion
请你告诉我如果这样就是爱
爱无所不在
会让我忘记
伤害分担悲哀学习关怀
吵过哭过还能拥抱
请你告诉我如果这样就是爱…
今夜我想起你拉开窗帘
对着星空许下一个心愿
像童话故事里幸福结局happily ever after
从今以后为你付出为你
心疼为你等待我绝不离开
只想给你我一生的爱…
I lost my mind当你走进我视线
就在你周围整个世界
Get in slow motion
请你告诉我如果这样就是爱
爱无所不在
会让我忘记
伤害分担悲哀学习关怀
吵过哭过还能拥抱
请你告诉我如果这样就是爱…
当我牵你手全世界羡慕不已
当你吻我 才懂
这感觉不会更改
My babe, baby babe, baby, baby
我无法不想你是否这样就是爱…
只想让你笑得像个纯真小孩
只想给你安
慰像个朋友般的依赖
My babe, baby babe, baby, baby
告诉我到底what is love…
English
Girl, I can’t explain what I feel.
Oh baby my baby, baby, baby, baby, yeah…A long hectic days
Passes by in a second
Everyday just like writing a new story line for you
In this romantic story,
like I’m the main actor
And i’m the only hero that snatched your heart…
(You’re perfect)
Suddenly I feel like walking with you towards our future
Dont let this love go,
hold onto it, as long as you’re happy oh baby…
I lost my mind ever since you walked into my sight
When I’m around you my world
Get in slow motion
So please tell me if this is really love
Because of love,
It will make me forget
The pain I’ve felt in the past
Makes me forget that I’ve cried before
So please tell me if this is really love…
When I hold your hand the world will envy us
When you kiss me, I’ll finally understand
That this feeling will never change
People say nothing lasts forever
But I’m just that desperate person who had fallen in love with you,
you’ll slowly understand…
I don’t know why but this feeling cannot be replaced
Love had suddenly appeared
And you made me into a better man
As long as I’m by your side everything is perfect…
I lost my mind ever since you walked into my sight
When I’m around you my world
Get in slow motion
So please tell me if this is really love
Because of love,
it will make me forget
The pain I’ve felt in the past
Makes me forget that I’ve cried before
So please tell me if this is really love…
Tonight as you draw the curtains open
And made a wish into the sky
Just like a fairy tale with a happily ever after
After tonight, whether you’re sad, whether you’re happy
Whether you’re in pain, i will never leave you
I just want to give you my eternal love…
I lost my mind ever since you walked into my sight
When I’m around you my world
Get in slow motion
So please tell me if this is really love
Because of love,
It will make me forget
The pain I’ve felt in the past
Makes me forget that I’ve cried before
So please tell me if this is really love…
When I hold your hand the world will envy us
When you kiss me, I’ll finally understand
That this feeling will never change
My babe, baby babe, baby.baby-
I just want you to know that this might be love…
I just want to see you laugh like a carefree child
I just want to give you comfort,
Like a friend that you can depend on
My babe, baby babe, baby, baby
So tell me what is love…

EXO K - What Is Love



Girl, I can’t explain what I feel 
Oh baby my baby, baby, baby, baby, yeah 
Haruga machi ilbuncheoreom neukkyeojige mandeulji
Neomanisseumyeon yeonghwasogui juingong 
Neol boreodallyeoganeun aeksyeonsinirado jjigeulgeot cheoreom 
Nan machi yeongungi doen geotcheoreom 
Neon naege wanbyeok sangsanghaebwasseo
Gamkkeramyeon eotteolkka 
Nan neoman gwaenchantago malhaejumyeon modu wanbyeokhae oh baby 
I lost my mind neoreul cheoeummannasseulttae 
Neo hanappaego modeungeoseun get in slow motion 
Naege malhaejwo ige sarangiramyeon 
Maeilgeudaewa sumanheun gamjeongdeureul nanwojugo baewogamyeo
Ssaugo ulgo anajugo 
Naege malhaejwo ige sarangiramyeon 
Sesangnamjadeul modu nalbureowohae 
Neoreul gajin naega jiltuna jukgennabwa 
Haega gado dari gado jeoldae anbyeonhae oh whoa~
Nan bogiboda ujikhage mideullamjaraneungeol 
Neon algedoeltenikka oh whoa~ I don’t know why jeoldaejeogin igamjeong 
Naega saenggakjocha haesseulkka 
Nae gyeote isseulttae nan jeomjeom daedanhan namjaga doedo bitnaneun geol 
I lost my mind neoreul cheoeummannasseulttae
Neo hanappaego modeungeoseun get in slow motion
Naege malhaejwo ige sarangiramyeon
Maeilgeudaewa sumanheun gamjeongdeureul nanwojugo baewogamyeo 
Ssaugo ulgo anajugo Naege malhaejwo ige sarangiramyeon
Ganjeolhi barago barandamyeon
Irwojilkka donghwayaegicheoreom
Yeongwonhan dulmanui haepiaending happily ever after 
Namaneun neol mideojugo jikyeojugo dallaejulkke 
Nipyeoni doelkke 
Nigyeoteseo jeoldae antteona 
I lost my mind neoreul cheoeummannasseulttae 
Neo hanappaego modeungeoseun get in slow motion 
Naege malhaejwo ige sarangiramyeon 
Maeilgeudaewa sumanheun gamjeongdeureul nanwojugo baewogamyeo
Ssaugo ulgo anajugo Naege malhaejwo ige sarangiramyeon 
Sesangnamjadeul modu nalbureowohae
Neoreul gajin naega jiltuna jukgennabwa 
My babe, baby babe, baby baby 
Neol araboneungeol ige sarangingeol 
Aicheoreom neol jaju utgemandeulgo 
Chingucheoreom neol gajang pyeonhage mandeulkkeoya 
My babe, baby babe, baby baby Malhaejwo naege what is love

Sabtu, 28 Januari 2012

The True Heart (Dwilogi of Heartbeat) #1


Annyeong… (n_n)
Author muncul lagi, nih. Kemarin udah baca FF “Heartbeat” belum? Nah, kali ini author bawa FF kelanjutan dari “Heartbeat”. Jadinya author bikin Dwilogi of Heartbeat, deh. Hehe…

Title                 :           The True Heart (Dwilogi of Heartbeat) #Part 1
Author             :           Riani Charlina (Song Hye Ra)
Main Casts      :           Song Hyera, Eunhyuk, Aiden, Jessica (SNSD)
Genre              :           Romance
Length             :           two shoots


Hari ini berjalan seperti hari-hari sebelumnya. Aku masih saja berkutat di bagian dapur, membuat berbagai macam roti. Aku menghembuskan nafas dalam-dalam. Mencoba menjalani hari ini seperti tanpa masalah. Namun lagi-lagi usahaku nihil. Masih saja pikiranku melayang mengingat Donghae. Rasanya hati ini belum bisa menerima kepergiannya. Kejadian ini benar-benar terlalu cepat terjadi. Baru sekejap aku bertemu dengannya, dan sekejap pula aku harus kehilangannya kembali. Kurasakan denyut jantungku berdegup. Jantung ini…. Nyawa ini… Nafas ini…
Kenapa aku merasa benar-benar rapuh? Bahkan lebih rapuh sekalipun ketika aku masih menderita jantung kronis. Sudahlah, Hyera. Hentikan tangismu. Kau sudah cukup menghabiskan air matamu. Berhentilah, dan hadapi hari esok. Aku menyeka air mata yang tanpa permisi mengalir begitu saja dari lingkar mataku.
Kudengar suara pintu berderit. Pasti Eunhyuk baru datang. Sudah terlihat dari kelebat bayangannya.
“Hmm… roti apa yang kau buat hari ini, nona? Kelihatannya enak” ucapnya spontan.
Aku menunduk, sibuk mengaduk adonan roti yang hendak kubuat. Tapi sebenarnya aku lebih tak ingin menatapnya. Aku tak ingin dia tahu bahwa aku baru saja menangis. Lagi!
Aku merasakan Eunhyuk masih memperhatikanku atas kediamanku.
“Kau sakit?”tanyanya.
“Anni.”jawabku singkat. Masih menunduk tak berani menatapnya.
“Waeyo? Kulihat sepertinya kau tak berminat menatapku. Apakah tampangku mengerikan hari ini?”
Apa? Mengerikan? Hmm… Aku rasa setiap hari dia selalu saja mengerikan. Untuk yang ini aku tak bisa menahan diriku untuk tidak menyunggingkan senyum. Akhirnya kuberanikan melihat wajah Eunhyuk.
“Yak! Eunhyuk-ssi?” aku terkejut. “Kenapa kau…? Umh.. kk kenapa… HAHAHA…..!!” aku tergelak. Belum sampai aku menyelesaikan kalimatku, tawaku sudah pecah duluan. Kutatap lekat-lekat Eunhyuk. Tawaku semakin menjadi-jadi. Yang benar saja? Pemilik Roti Bakery satu ini memang tidak peka. Bisa-bisanya dia pergi kemari masih dengan memakai masker di wajahnya? Omo… namja ini sudah tidak waras.
“Waeyo?”tanyanya innocent sambil menunjuk-nunjuk wajahnya sendiri.
“Kau ingin ikut pesta Hallowen ya? Wajahmu itu….!? GYAHAHA” Aku menahan perutku. Lucu sekali. Bisa dibayangkan wajah Eunhyuk yang memakai masker dan berpura-pura innocent. Oh tidak. Ada yang harus kuralat. Sepertinya bukan lucu. Tapi tepatnya, mengerikan. Ummm… tidak-tidak, dia memang lucu tapi juga mengerikan. Aigooo.. Kepalaku rasanya mau lepas karena tertawa
“Mwo?” dia malah membulatkan mulutnya, kemudian tersenyum.
“Aku senang, akhirnya kau bisa tertawa juga.” ucapnya sambil beralih menuju wastafel dan membasuh wajahnya yang putih.
Hah, benar saja. Sudah lama tidak kurasakan bibirku tertarik sangat lebar. Baru kali ini aku merasa bisa tertawa lepas lagi. Semenjak kepergiannya, aku merasa duniaku suram dan tak ada kesempatan untuk tertawa atau menertawakan hal-hal yang patut ditertawakan. Tapi terserahlah, kali ini kurasakan sedikit senang.
Eunhyuk sekarang sudah tampil seperti biasanya. Tidak ada embel-embel masker lagi di wajahnya. Tawaku sedikit mereda. Dia lagi-lagi menatapku.
“Syukurlah. Ternyata dugaanku salah” katanya dengan mimik serius.
“Mwo?! Apa maksudnya?” tanyaku tak mengerti.
“Yahh… kupikir kau sudah mati rasa, tak bisa lagi tertawa. Karena kerjaanmu selalu saja menangis. Tapi syukurlah, aku sangat senang melihatmu tertawa, Hyera.”jawabnya. Aku terdiam…
“Hyera-ya… kuharap kau bisa melupakan masa lalumu. Maaf  jika aku terlihat sedikit ikut campur. Aku tahu itu memang hal yang sangat sulit kau lakukan, tapi aku selalu berusaha membuatmu kembali. Kembali ke duniamu sekarang, Hyera….”Eunhyuk menggenggam tanganku. Aku kembali menunduk. Semakin erat dia menggenggam jemariku semakin dalam sakit yang kurasa.
“Donghae merelakan hidupnya agar kau bisa bahagia lagi. Bukan untuk membuatmu menyendiri seperti ini. Kau tahu, aku sakit setiap melihatmu seperti ini. Aku ingin kau memandangku, Hyera. Aku ingin kau membuka matamu untukku.” Lanjut Eunhyuk. Kata-kata itu meluncur dengan mulus dari mulutnya.

Kali ini aku tak bisa berpura-pura lagi. Air mataku langsung tumpah tanpa bisa dicegah. Aku benar-benar tak bisa bahkan tak ingin melupakan Donghae. Bagaimana bisa, Eunhyuk? Itu hal yang tak akan pernah bisa aku lakukan. Kalaupun bisa aku ingin mencopot jantungku ini, daripada harus hidup dengan penuh kesedihan.

Kurasakan tangan Eunhyuk dengan lembut mengusap air mataku. Aku menunduk semakin dalam, tanpa mampu mengeluarkan sepatah katapun.
“Aku ingin mengajakmu ke Paris.” Ucapnya tiba-tiba.
“Mwo?!”aku mengangkat kepalaku, menatapnya dengan penuh keterkejutan. “Yang benar saja? Ke Paris?” tanyaku shock. Aku menatapnya dengan air muka tak percaya. Tapi sedetik kemudian aku baru tersadar. Aish! Pasti Eunhyuk bercanda. Dia pasti ingin membuatku berhenti menangis.
“Aku tak bercanda.” Ujarnya seperti mampu menebak isi pikiranku. “Aku sungguh-sungguh.” Ulangnya lagi.
Dia kembali menyeka air mataku yang menggantung di sudut mata.
“Aku sungguh-sungguh. Kali ini ikutlah denganku. Aku ingin mengajakmu berlibur ke Paris.”tuturnya. Dia menatapku dalam. “Aku ingin kau melupakan sejenak kesedihanmu, Hyera.”
Kurasakan genggamannya semakin erat. Entah mengapa hatiku jadi galau.
“Sudah kuatur semua ini. Tak ada yang perlu kau permasalahkan. Aku hanya ingin kau ikut bersamaku ke Paris…” ucapnya setengah memohon.
“Tapi… aku….”
“Kumohon, Hyera. Kali ini kabulkan permintaanku. Aku bisa memahami jika kau tetap tidak mampu melupakan Donghae.
Hatiku galau. Benar-benar galau. Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba….
“Kumohon….”pinta Eunhyuk lagi.
Aku berpikir sejenak. Mencoba mencerna apa saja yang telah dikatakan Eunhyuk. Apakah ini terdengar seperti lelucon? Ntahlah, tapi semakin aku mencoba berpikir yang kutemukan hanya kegalauan.
“Baiklah….”
…….
…….
…….
1 detik
2 detik
3 detik

Mwo?! Apa tadi yang kukatakan? Baiklah?? Apa tadi yang keluar dari mulutku seperti kata-kata persetujuan? Hah, kenapa kata itu bisa dengan sendirinya keluar dari mulutku? Kenapa aku bisa menyetujuinya? Dan sekarang bisa terlihat jelas di mataku bahwa Eunhyuk sedang lonjak-lonjak kegirangan. Namja ini terlihat sangat liar. Untung saja pegawai lainnya sedang sibuk dengan kerjaan masing-masing. Jadi mereka tidak akan terkejut melihat tingkah atasannya yang ternyata ‘seperti itu’. Dan rotiku? Oh… gara-gara Eunhyuk aku belum juga menyelesaikan rotiku yang satu ini. Kurasakan bibirku kembali tertarik. Aku tersenyum…. Dan kali ini aku merasa waktuku untuk memikirkan Donghae tersita untuk Eunhyuk…
                                                                ***

Aku sungguh tak percaya! Sekali lagi kuulangi, aku sungguh-sungguh tak percaya! Aku ada di Paris? Dan aku pergi bersama atasanku? Aish, kenapa ini terdengar seperti sebuah perselingkuhan??
Aku melihat Eunhyuk yang berdiri gagah di sampingku. Baru kusadari bahwa terenyata ia sedikit-agak-tampan. Aish, apa-apaan aku ini. Kenapa sekarang malah memuji-muji Eunhyuk?
“Yak! Kenapa kau menatapku seperti itu?” tiba-tiba Eunhyuk menoleh ke arahku.
“Anni” gelengku cepat. Omo… aku kaget sekali karena ketahuan sedang menatapnya. Kujamin wajahku sekarang pasti memerah seperti kepiting rebus. Eunhyuk malah tersenyum tak jelas. Aku yakin, pasti namja itu mengira aku sedang memperhatikannya.
 Aku dan Eunhyuk sama-sama terdiam. Kami sedang menunggu jemputan ahjussi-nya Eunhyuk di Charles de Gaulle Airport. Kata Eunhyuk kami akan menginap di apartement milik keluarga mereka. Awalnya aku sempat merasa tidak enak dengan Yooeun. Di antara semua pegawai hanya Yooeun yang tahu pasti mengenai perihal kepergianku dengan Eunhyuk ke Paris. Eunhyuk berdalih bahwa aku disuruhnya mengikuti trainee dengan menjadi asisten koki di resto milik pamannya. Yooeun tahu yang sebenarnya karena ia  tak sengaja mendengar pembicaraanku dengan Eunhyuk  ketika di dapur. Tapi aku yakin, gadis itu pasti bisa menjaga rahasia. Hufft… kenapa aku jadi merasa bersalah? Akhir-akhir ini aku malah jarang memikirkan Donghae? Tidak, tidak boleh. Posisi Donghae tak akan bisa tergantikan oleh siapapun. Bahkan Eunhyuk sekalipun. Meskipun dia sudah terang-terangan menyatakan cintanya padaku.
“Hyera-ya, kau mau tetap tinggal di bandara, ya?”Eunhyuk menggoyang-goyangkan tangannya di depan mataku. Aku baru tersadar, paman Eunhyuk sudah datang. Ternyata dari tadi aku sibuk dengan pikiranku yang tidak jelas. Dengan cekatan Eunhyuk membawa koperku dan aku mengikutinya dari belakang. Aku tersenyum pada paman Eunhyuk. Kudengar Eunhyuk dan pamannya berkomunikasi dalam bahasa Prancis yang sama sekali tidak aku mengerti. Pamannya menatap ke arahku, tersenyum kepada Eunhyuk dan menagguk-anggukkan kepalanya senang. Entah apa yang dibicarakan Eunhyuk. Yang terdengar di telingaku malah seperti dengungan suara lebah.
Selama perjalanan aku hanya diam. Eunhyuk sepertinya asyik sekali bercerita dengan ahjussinya. Hal lain yang membuatku diam karena aku tak mengerti bahasa yang mereka gunakan. Aku hanya memandangi suasana Paris yang mewah. Menghela nafas. Memejamkan mata. Kemudian kembali memandang suasana kota dari jendela mobil. Terus kulakukan berulang-ulang. Ekor mataku menangkap Eunhyuk yang sekilas mencuri pandang ke arahku.
“Kalian tadi bicara apa?”tanyaku penasaran setelah kami tiba di apartement. Kamar kami bersebelahan.
vous êtes très jolie et je vous aime beaucoup. (kamu sangat cantik, dan aku benar-benar menyukaimu)”jawab Eunhyuk dalam bahasa Prancis
“Omona… aku tak mengerti apa yang kau bicarakan, oppa” gerutuku.
Eunhyuk terkekeh. Dia menepuk-nepuk kepalaku.
Kami kemudian berpisah dan masuk ke kamar masing-masing. Langsung kuhempaskan tubuhkan di atas spring bed. Ruangan kamar ini didesain klasik. Aku sangat menyukai suasananya yang menenangkan. Kupejamkan mataku dan mengingat semua kilas balik yang kualami. Aku merindukan Donghae… Aku sangat sangat merindukannya. Kurasakan denyut jantungku berdetak. Kunikmati setiap ritme detakannya. Aku merasakan Donghae. Aku merasakannya benar-benar dekat dengan diriku. Benar-benar dekat, sampai-sampai aku merasa dia benar-benar ada di sampingku.
####

Malam pertama di Paris.
Aku masih belum bisa memejamkan mataku. Aku membolak-balikkan badanku. Membuka tutup selimut. Keluar masuk kamar mandi. Mencuci muka berkali-kali. Aish! Kenapa aku jadi kampungan seperti ini? Oke-oke, aku memang baru pertama kali ke Paris, dan ini juga kali pertamanya aku berada bahkan tidur di apartemen elit seperti ini. Tapi kurasa bukan ini yang menyebabkan aku tak bisa tidur. Ada hal lain yang bergejolak di dadaku. Kulihat jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari. Tapi mataku masih saja stand by terjaga. Akhirnya kuputuskan untuk keluar ke balkon. Melihat suasana kota Paris yang tak pernah tidur. Diluar sana lampu berkelap-kelip. Suara deruman mobil saling beradu satu-sama lain. Tapi ntah kenapa, aku justru merasa sunyi… aku rindu Donghae…. Aku ingin melihat Donghae…
Akhirnya kuputuskan untuk berselonjor dan menyender di dekat dinding. Aku ingin menghabiskan malam ini dengan duduk di dekat balkon. Merasakan desauan angin malam yang mengantarkan kerinduanku pada Donghae. Kutatap layar ponselku. Waktu sudah menunjukkan pukul 01.20. Tapi aku masih tak bergeming. Tiba-tiba ada pesan masuk. Dari Eunhyuk??

From : Eunhyuk
bonne nuit ma chérie
Eunhyuk belum tidur? Apa yang dia lakukan hingga larut malam seperti ini? Dengan cekatan aku menekan keypad ponselku.

Belum tidur?? Aku tak mengerti apa yang barusan kau katakan, Eunhyuk-ssi.

Tak berapa lama Eunhyuk mengirimkan pesan lagi.

From : Eunhyuk
Aku tak bisa memejamkan mata. Aku hanya ingin mengucapkan selamat tidur padamu. Kau belum tidur juga? Tidurlah Hyera, kau pasti sangat lelah hari ini.

Aku menghela nafas. Kembali kubalas pesan Eunhyuk
Aku juga tidak bisa tidur. Banyak yang ingin kupikirkan.

From : Eunhyuk
Apa yang kau pikirkan? Sudahlah. Untuk malam ini berhenti dulu memikirkanku. Besok-besok bisa dilanjutkan. Istirahatlah dulu…

Apa? Eunhyuk ini, siapa juga yang memikirkannya.

Ne, aku memang memikirkanmu. Aku bingung, kenapa kau itu sangat aneh!

From :Eunhyuk
Ne, ne, ne. Aku sudah tahu itu. Kau pasti sudah mulai jatuh cinta padaku bukan?

Omo…omo… omo…
Sepertinya Eunhyuk lupa membawa obatnya di Seoul. Kenapa kenarsisannya tiba-tiba meningkat drastis? Aku menekan-nekan keypad ponsel kemudian menekan tombol send.
Aku memikirkan Donghae…

Eunhyuk POV
Aku membuka pesan dari Hyera

ma chérie :
Aku memikirkan Donghae…

Aku menghela nafas dalam-dalam. Aku sudah biasa sakit seperti ini. Kenapa Hyera begitu mencintai Donghae? Tapi itu wajar. Karena perngobanan Donghae padanya sangat besar. Tapi bisakah Hyera melihatku? Memandangku walau hanya sepersekian detik? Aku hanya ingin dia menatapku. Firasatku ternyata memang benar. Dia belum tidur. Dia pasti lagi-lagi bersedih memikirkan Donghae.
Aku sebenarnya tak berminat lagi membalas pesan Hyera. Kurasa dia pasti sedang sibuk dengan pikirannya bersama Donghae. Entah kapan aku bisa masuk di hatinya… walau hanya sebentar saja.

To : ma chérie  
Tidurlah, Hyera….

Aku menimang-nimang handphoneku. Aku tak bisa tidur. Ntah kenapa dadaku sesak. Ada rasa tak rela. Meskipun dengan sangat sulit aku menata hatiku ketika tahu bahwa Donghae lah pria yang selama ini selalu dinanti-nanti Hyera. Dan dengan sekejap pula, Donghae, sahabat baikku itu pergi meninggalkanku demi gadis yang kucintai. Dia rela mengorbankan dirinya, nyawanya, untuk gadis itu. Harusnya aku berterima kasih padanya yang telah menitipkan gadis itu untuk kujaga. Tapi kenapa justru sekarang aku tak rela? Kenapa aku tak rela kalau Hyera masih mencintai Donghae? Aissh. Apa-apaan aku ini. Setidaknya kau harus berterima kasih, Hyuk. Kau sudah diberi kesempatan oleh Donghae untuk memiliki Hyera, meskipun semua ini hanya berjalan sebelah tangan. Ah, tidak. Ini semua hanya angan-angan. Aku tak akan mampu menembus kulit hati Hyera. Aku tak bisaaa….
“Arrgghh…” kuremas rambutku frustasi. Aku berjalan kea rah wastafel dan membasuh wajahku di sana. Kutatap wajahku di cermin. Serawut wajah dengan rambut kekuningan menatapku. Aku benci wajah itu. Aku benciiiii….. kenapa? Kenapa sebenarnya aku ini?? Kuhempaskan tubuhku kuat di atas spring bed sehingga menimbulkan efek pantulan di tubuhku. Aku tak mengerti. Aku sungguh tak mengerti. Pandanganku beralih ke handphoneku. Kutatap layar yang masih seperti sedia kala. Tak ada pesan masuk. Mungkin saja Hyera sudah tidur atau dia memang tak berkeinginan untuk membalas pesanku. Akhirnya kuputuskan untuk pergi ke balkon, menghirup udara malam.
Sebelah kamarku memang kamar Hyera. Ingin rasanya aku menatap gadis itu sekarang. Menatapnya yang sedang tertidur tenang. Melindunginya dari apapun. Merengkuhnya… tapi itu sangat mustahil. Seandainya saja aku yang mendonorkan jantungku, mungkin aku tak sesakit sekarang. Aku bisa melihat Hyera berbahagia dengan Donghae dari atas sana. Aku masih bisa melihat senyuman gadis itu. Tapi apa yang kuperbuat? Aku malah membiarkan Donghae mengorbankan jantungnya dan Hyera kini bersamaku namun tidak dengan hatinya. Hhhh… kau memang tak ada gunanya Lee Hyuk Jae…
Aku menatap bintang di sana. Berharap Donghae melihat diriku di sini. Mengerti isi hatiku dan bagaimana aku menjaga Hyera. Hyera…. Gadis itu sungguh membuatku gila. Aku mengalihkan pandanganku kea rah balkon kamar Hyera. Sepertinya ada sesuatu yang aneh. Itu …. tampaknya… seperti Hyera. Hyera?? Omoo… apa itu Hyera???? Aigoo… dia tertidur di balkon! Aku baru sadar, ternyata itu memang Hyera.
“Hyera-ya….. ireonna!! Apa kau sedang tertidur di balkon?” aku berteriak-teriak dari balkon kamarku. Tak ada jawaban. Aish, pabo! Tentu saja Hyera tak mendengar. Dia bisa masuk angin kalau semalaman tidur di balkon dengan posisi duduk seperti itu. Aku bergegas keluar kamar dan menggedor-gedor kamar Hyera. “Hyera…. Bangunlah!! Jangan tidur di balkon!!” Teriakku sedikit menaikkan volume suara. Tapi sepertinya Hyera tak bergeming. Sepertinya gadis itu tak akan mendengar. Mungkin ini satu-satunya cara. Aku bergegas turun ke lantai dasar dan kembali berdiri di depan kamar Hyera. “Maafkan aku Hyera….” gumamku sebelum akhrinya masuk ke kamar Hyera.
***

Hyera POV
Aku mengerjap-ngerjapkan mataku. Rasanya kepalaku berat sekali. Sinar matahari yang bersemburat pucat menerobos celah-celah tirai jendelaku. Aku berusaha menggerak-gerakkan kakiku. Tapi , kenapa ini? Seperti ada sesuatu yang mengganjal. Kutegakkan badanku untuk memastikan apa yang sebenarnya ada di bawah selimutku. GYAAAAAAA….. a-apa i-itu…?
“Tuan Eunhyuk????? Kenapa Kau bisa ada di kamarku???!!!!”teriakku histeris. Ternyata Eunhyuk tertidur di sisi ranjangku. Tatapanku masih lurus dan tak berkedip kea rah Eunhyuk yang perlahan mulai sadar. Sebelumnya aku memeriksa kelengkapan diriku takut-takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Aku masih shock menemukannya tertidur di kamarku!
“Hoammh… khau sudah bangunh Hyera?” ucap Eunhyuk tak jelas sambil mengusap-usap matanya.
“N-Ne… ap-ap-apa yang tuan lakukan di sini?”tanyaku terbata. Berharap yang kudengar adalah jawaban yang tidak mengerikan. Aku merapatkan selimutku hingga ke atas leher.
Eunhyuk mulai berdiri dan menggerak-gerakkan badannya. Dia tersenyum. Tapi justru saat itu senyumannya terasa sangat mengerikan! Dia mendekat.
“”Yak! Tuan Hyuk.” Aku bergidik ngeri.
Eunhyuk malah terkekeh dan mengacak rambutku.
“Kau tak perlu takut Hyera. Aku tak mungkin berbuat macam-macam padamu. Semalam kau tertidur di balkon. Untung saja aku melihatmu, jika tidak kau akan mati kedinginan di luar sana. Akhirnya aku masuk ke kamarmu dan mengangkatmu ke tempat tidur.”jelas Eunhyuk. Aku berusaha mengingat-ingat kejadian semalam. Benar saja, waktu itu kan aku sedang sms-an dengan Eunhyuk di balkon? Aissh, cerobohnya aku sampai-sampai tertidur di sana
“Lalu kenapa kau tak membangunkanku?”tanyaku balik
“Sudah cukup aku meneriakimu, mon cherri… tapi kau tak bergeming. Kurasa kau itu tidur mati.” Eunhyuk lagi-lagi terkekeh. Membuat wajahku semakin mengepul merah.
“Umm.. kalau begitu jeongmal gomawo, oppa…”ucapku menunduk. Tak mau Eunhyuk tahu kalau aku sedang tersipu malu. Tapi, kenapa tiba-tiba aku memanggilnya Oppa? Aneh sekali mengucapkan kalimat itu. Aku tak biasanya memanggilnya oppa.
Eunhyuk tersenyum sangat lebar.
“Ne…ne…ne… tapi sebagai balas budi telah menyelamatkanmu, kau harus menuruti permintaanku.” Titahnya.
Aku terkejut. Dengan segera kudongakkan kepalaku menatapnya.

“Mwo???”
“Haha… kau tak perlu histeris seperti itu. Aku tak mungkin minta yang aneh-aneh. Aku hanya ingin kau menemaniku jalan-jalan di Paris hari ini, otte?”
Aku masih membelalakkan mataku, juga mulutku. Masih tak percaya.

“Aissh, kau ini. Baiklah. Kutunggu satu jam lagi. Jam 10 kita akan sarapan di Resto. Lalu kita akan pergi dan memulai perjalanan hari ini menuju Menara Eiffel. Arasseo chagi-ya?”ucap Eunhyuk tersenyum lebar kemudian melenggang keluar dari kamarku. Meninggalkanku yang masih terheran-heran dan shock dengan kejadian pagi ini.
***

Hufffhhh…
Melelahkan sekali ternyata. Seharian ini aku diajak Eunhyuk berjalan-jalan hingga ke sudut kota Paris. Aku sampai lupa waktu. Kutatap arlojiku yang sudah menunjukkan pukul 22.00. Aigoo… yang benar saja. Kami sudah menjelajahi kota Paris selama 12 jam. Dari pukul 10 pagi hingga 10 malam. Hhh… pantas saja aku merasa sangat lelah. Aku kembali mengingat-ingat urutan tempat yang kami kunjungi sambil menunggu Eunhyuk datang. Dia sedang pergi ke café di seberang jalan membelikan sandwich. Aku lebih memilih duduk di bangku taman saja. Benar-benar melelahkan sampai rasanya berjalan saja aku enggan. Pertama kali kami mengunjungi Menara Eiffel, lalu Arc de Triomphe, Air Mancur Wallace, Disneyland Resort Paris, Palce des Vosges,  dan masih banyak lagi. Aku lupa namanya, yang pasti belum semua tempat-tempat menarik kami datangi, hanya beberapa tempat yang terkenal saja. Barusan kami mengunjungi Musee de Louvre, salah satu museum seni terbesar di dunia. Aku benar-benar merasa senang hari ini. Senaaaaaaang sekali meskipun rasanya lelah. Aku merapatkan mantelku. Udara malam yang dingin sedikit menjalari tulangku. Ditambah sekarang sedang akhir musim gugur yang menandakan sebentar lagi akan datangnya musim salju. Aku kembali memandang ke seberang jalan raya yang sangat ramai. Ke mana Eunhuk? Kenapa membeli sandwich saja lama sekali? Aku mulai menghentak-hentakkan kakiku tak sabar. Udara di sini bertambah dingin. Seharusnya jam setengah sebelas kami harus sudah sampai di Champ Elysee, kawasan tempat apartemen Eunhyuk.
Mataku awas menanti sosok Eunhyuk yang tak kunjung datang. Tapi tiba-tiba mataku terpaku pada sosok yang baru saja keluar dari sebuah pub kecil di sana. Sosok itu…. Sosok itu berjalan tertatih menopang gadis di sebelahnya. Sepertinya gadis itu sedang mabuk. Sosok itu terus berjalan menerobos ramainya orang-orang yang berlalu-lalang. Mataku tak sabar hanya memandang sosok itu. Butiran salju mulai turun. Aku tak menghiraukan dingin yang kurasa.. Sosok  itu…. Tak salah lagi. Aku harus mengejarnya. Ya, pria itu…. Aku harus bertemu dengannya.
Aku beranjak dari bangkuku dan berlari menyusul pria itu….
“Donghaeee…..!!!!”teriakku sambil terus berlari. Pria itu tak menghiraukanku. Aku terus berlari meski kurasa lelah.
“Donghae…. Chakkaman….!!! Jangan pergi!”teriakku semakin membabibuta. Kali ini Donghae tak boleh pergi! Donghae harus kembali padaku.
“Donghae… kumohon berhenti…!”teriakkanku melemah. Tak kuhiraukan orang-orang yang heran melihatku berteriak-teriak dalam bahasa yang tak mereka mengerti. Aku harus bisa! Aku harus bertemu dengannya. Jantungku tiba-tiba berdegup hebat. Aku tak mampu mengontrol tubuhku yang tiba-tiba seperti ini. Aku berusaha menyeimbangkan diri, tapi rasanya diriku begitu lemah. Lemah sekali…. Hingga akhirnya….
BRUKKK!!!!
***

“Kau sudah sadar?”tanya Eunhyuk pertama kali ketika aku membuka kelopak mata. Di mana lagi ini?
“Apa yang terjadi?”aku malah balik bertanya. Aku berusaha mengingat-ingat. Akhir-akhir ini aku sering lupa apa-apa saja yang baru kulakukan. Ternyata aku baru sadar, sekarang aku ada di kamarku sendiri.
“Semalam kau pingsan. Seharusnya aku tak meninggalkanmu di bangku taman sendiri. Maafkan aku terlalu lama pergi, ada urusan mendesak yang tiba-tiba harus kuselesaikan”tutur Eunhyuk dengan nada bersalah. Dia menatapku khawatir.
Ya, aku memang pingsan semalam. Aku terlalu lelah ditambah cuaca sangat dingin. Aku mengernyitkan keningku berusaha mengingat-ingat sesuatu. Donghae! Aku mengejar Donghae semalam!
“Di mana Donghae?!”tanyaku tiba-tiba. “Apakah kau bertemu dengannya semalam? Eunhyuk, katakan padaku, kau bertemu dengan Donghae kan semalam? Kau pasti melihatnya keluar dari pub di samping café itu!”rentetku tanpa jeda. Harapanku tiba-tiba membuncah. Berharap Enhyuk juga melihat Donghae. Ya, tidak salah lagi itu pasti Donghae. Tapi respon yang kuterima dari Eunhyuk hanya berupa tatapan bingung.
“Donghae?”tanyanya heran.
“Ne, Lee Donghae. Aku melihatnya semalam. Aku pingsan karena mengejarnya.”ujarku bersemangat.
Eunhyuk malah menempelkan telapak tangannya di keningku. Aissh, aku tidak sedang mengigau sekarang.
“Hyera, sadarlah…. Donghae sudah mening…”
“Ne, ne, ne. Jangan teruskan kalimat itu”potongku tak sabar. “Aku melihat Donghae keluar dari pub memapah gadis mabuk di sebelahnya. Aku tak mungkin salah lihat atau berimajinasi. Itu benar-benar nyata. Kalaupun itu hanyalah halusinasi Donghae, untuk apa  arwahnya membawa-bawa gadis mabuk segala?”jelasku serasional mungkin.
Eunhyuk terpekur di sofa. Mengalihkan tatapannya keluar jendela menatap bulir-bulir salju yang turun perlahan. Baru kusadari suasana di luar sedikit memutih karena salju yang turun semalaman.
“Kau mungkin salah lihat. Di belahan dunia ini banyak yang memiliki rupa yang sama dengan Donghae. Itu jelas tak mungkin Donghae, karena Donghae sudah meninggal…”kata Eunhyuk menekankan pada kalimat terakhir.
Aku menghela nafas mencerna kalimat yang barusan Eunhyuk katakan. Akhirnya aku memilih menyerah. Mungkin saja yang dikatakan Eunhyuk benar. Aku saja yang terobsesi pada Donghae. Jika dipikir-pikir itu memang benar. Mana mungkin Donghae hidup kembali. Aku memejamkan mataku lagi. Meredam rasa sakit di dalam sana. Sakit sekali.  Sedih….
“Mianhae, Hyera…”ucap Eunhyuk tersadar kalau sedari tadi aku hanya diam. “Aku tak bermaksud menyakitimu dengan perkataanku tadi, tapi…. Aku hanya ingin kau sadar. Sadarlah bahwa Donghae tak mungkin kembali…”ujar Eunhyuk yang justru tambah membuatku sakit.
“Baiklah..”kataku tak bersemangat.
Eunhyuk melihat arlojinya kemudian beranjak mendekatiku.
“Sudah pukul 9. Maafkan aku tak bisa berlama-lama menemanimu, Hyera. Pagi ini aku ada sedikit urusan. Ahjussi meminta bantuanku untuk proyek villa-nya. Aku akan pulang sekitar pukul 5 sore. Istirahatlah dan jaga kesehatanmu, telfon aku kalau terjadi apa-apa.”Eunhyuk mengakhiri kalimatnya dengan mengacak-acak rambutku lembut. Kemudian pergi keluar dari kamarku. Aku hanya menatap punggungnya yang perlahan menghilang di belokan koridor. Aku berbalik dan hendak menutup pintu kamar.
“Kau masih ingat nomor HP ku, kan?”
Aku terlonjak kaget melihat Eunhyuk yang tiba-tiba muncul di depan wajahku.
“Hyak! Eunhyuk. Kenapa kau kembali lagi?”aku benar-benar kaget
“Anni, aku hanya ingin memastikan kalau kau masih menyimpan no HP ku.”Eunhyuk terkekeh.
“Ne, ne, ne. Tenang saja aku masih ingat.” Aku mendorongnya keluar. “Cepat pergi!”kataku sok mengusir.
Eunhyuk malah tertawa-tawa. Aku melemparnya dengan bantal. “Baiklah, kau mau perang bantal ya, nona? Tapi tunggu sebentar, aku ada urusan dulu. Bye chagi-ya…” Eunhyuk melemparkan bantalku balik  ke arahku, kemudian melesat berlari keluar kamar. Suara tawanya masih menggema di sepanjang koridor. Aissh! Dasar namja tak peka.
Aku mengunci pintu. Kini aku sendirian di kamar. Pikiranku mulai bercabang-cabang. Terkadang menggumam tak jelas . Aku bingung sendiri dengan perasaanku. Aku sebenarnya tak ingin membuka hatiku untuk siapapun. Aku hanya ingin Donghae. Dia melebihi apapun di dunia ini. Tapi kehadiran Eunhyuk di sisiku… itu membuatku sedikit terhibur. Bahkan dia bisa menyita waktuku untuk tak memikirkan Donghae…
Tidak…. Tidak boleh…! Aku menggelengkan kepalaku kuat. Berperang dengan batinku sendiri. Aku tak boleh jatuh cinta padanya… tak boleh!!
Aku menatap diriku frustasi di cermin. Bagaimana ini?
Akhirnya kuputuskan untuk keluar apartemen setelah selesai berbenah diri. Aku ingin membeli makanan di mini market dekat apartemen.
Aku menimbang-nimbang kedua roti yang ada di tanganku. Bingung harus membeli yang mana. Akhirnya kuputuskan membeli keduanya dan memasukkannya ke keranjang belanjaan. Tapi sesuatu telah menabrakku dari belakang hingga aku sedikit terdorong dan keranjangku berceceran.
Je n'ai pas accidentellement, désolé ,Mademoiselle”terdengar suara seorang pria seperti sedang meminta maaf-aku menerka- karena aku tak mengerti bahasa Prancis. Aku tak tahu harus bicara apa, jadi aku hanya diam dan membiarkannya memunguti barang belanjaanku. Pria itu berbalik dan menyerahkan keranjangku
Ce truc, désolé.”ucapnya lagi.
Aku tertegun. Pria itu menatapku heran.
Que faites-vous, mademoiselle?”
Aku tercekat. Ya Tuhan, kenapa aku kali ini berhalusinasi lagi? Tidak! Tidak! Aku sedang berkhayal. Aku mencubit tanganku. Tidak! Tidak! Aku tak bermimpi. Ini nyata!
Mulutku tak kuasa untuk tak memanggilnya.
“Donghae-ya?”aku benar-benar terperangah. Pria di depanku sekarang mirip sekali dengan Donghae, tak ada bedanya. Aku yakin ini pasti Donghae
Pria itu menautkan alisnya. “Maaf, aku bukan Donghae, aghassi…”ujarnya dalam bahasa korea. Aku semakin yakin kalau di depanku bukanlah arwah Donghae.
“Kau Donghae, kan? Jangan bercanda. Kau pasti Donghae.”aku berusaha menguatkan hatiku untuk tidak menangis. Tapi pria itu semakin heran. Kemudian dia tersenyum seolah mengerti
“Aku bukan Donghae, aghassi. Tapi aku kembarannya.”jelasnya. Beribu-ribu panah seperti menohok jantungku. “Namaku Aiden.”katanya lagi. Kepalaku rasanya berputar-putar. Pusing. Apa-apaan ini? Donghae punya kembaran? Tapi yang kutahu Donghae adalah anak tunggal di keluarganya. Tidak mungkin! Tidak mungkin! Tanganku bergetar. Mataku berkedut-kedut. Aku seperti masuk ke alam lain.
“Aghassi, kau tak apa-apa?”pria yang mengaku kembaran Donghae itu mulai khawatir melihat ekspresiku.
c'est quoi, ma chérie  ? ?”suara wanita dari seberang mulai mendekat kea rah kami.
Aku tak mendengar apa yang mereka bicarakan dalam bahasa Prancis. Aku benar-benar terguncang. Dadaku lagi-lagi sakit. Sesuatu di dalam sana berdenyut sangat hebat. Penglihatanku buram. Aku tak mampu bertahan lagi….
***

Lagi, dan lagi.
Aku berada di posisi lemah seperti ini. Baru 3 hari  di Paris aku sudah 2 kali pingsan. Dan sekarang aku berada di ruangan serba putih dengan jarum infus menempel di tanganku. Ada apa lagi dengan jantungku? Aku mencoba menggerak-gerak kaki dan tanganku. Rasanya lemas sekali.
“Syukurlah kau sudah sadar.” Terdengar suara wanita yang sama kudengar di mini market tadi.
Wanita itu menghampiriku. Ternyata dia juga bisa berbahasa korea. “Kau tak apa-apa?”tanya wanita itu lagi. Aku mengangguk, meyakinkan dirinya bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan kondisiku.
“Tadi dokter mengatakan bahwa kondisi tubuhmu belum bisa beradaptasi dengan lingkungan baru di Paris. Kau pasti baru pertama kali ke Paris ya?”tanya wanita itu lagi. Aku tersenyum lemah.
“Oh, ya. Aku lupa. Namaku Jessica”wanita itu memperkenalkan dirinya.
“Song Hyera imnida”balasku. Mataku menjelajahi setiap sudut ruangan, mencari sosok yang mirip dengan Donghae.
“Kau mencari Aiden?”tanya Jessica seolah mengerti apa maksudku.
“N-ne…”
“Dia sedang keluar, membeli makanan”ujar Jessica. Tampak raut tak senang dari wajahnya.
“Aku tak bermaksud apa-apa. Hanya saja dia mirip sekali dengan kekasihku”terangku.
Jessica menatapku lekat-lekat.
“Aiden memang punya kembaran, kalau tak salah namanya Donghae. Tapi Donghae tinggal bersama orangtuanya di Seoul. Sedangkan Aiden lebih memilih tinggal bersama kakek dan neneknya di Paris. Mereka tak pernah cocok satu sama lain.”jelas Jessica panjang lebar. Aku heran, kenapa gadis itu tau segala hal yang berhubungan dengan mereka.
“Aku… kekasihnya Aiden.”Jessica berbicara lagi tanpa kutanya. Sepertinya dia lagi-lagi tahu apa yang sedang kupikirkan. Ternyata Jessica kekasihnya Aiden. Mungkin saja wanita yang kulihat keluar dari pub bersama laki-laki yang mirip Donghae itu adalah Jessica. Tapi sudahlah, untuk apa aku kecewa. Lagipula pria itu bukan Donghae, tapi kembarannya. Tapi kenapa aku tak tahu masalah ini? Kenapa aku tak tahu kalau Donghae punya kembaran?
Aku berusaha bangkit dan merogoh kantong mantelku yang tergeletak di kursi. Aissh! Aku lupa. HP ku di kamar. Aku tak bisa menghubungi Eunhyuk.
“Gomawo, kau dan Aiden telah menolongku. Tapi sebaiknya aku harus pulang sekarang.”ujarku pada Jessica yang memperhatikan gerak-gerikku.
“Ne, cheonma… Kau tinggal di mana? Mungkin kami bisa mengantarkanmu”tawarnya. Baguslah, setidaknya gadis itu mengerti maksudku mengucapkan kalimat tadi.
“Aku tinggal di kawasan Champ Elysee. Aku tak tahu nama jalannya, tapi aku tahu letak apartemen tempat aku tinggal, tak jauh dari mini market tadi.”jawabku sambil berbenah.
“Baiklah, tapi kau yakin sudah baikan?”tanyanya memastikan
“Ne.”jawabku seadanya.
Terdengar derit pintu terbuka. Kulihat Donghae, ah maksudku Aiden masuk ke dalam sambil menjinjing plastik belanjaan. Sepertinya dia tercengang melihatku.
“Kau yakin sudah sembuh, nona?”tanyanya khawatir melihatku sudah bersiap untuk pulang.
“Aku sudah baikkan. Temanku akan mengkhawatirkanku jika aku tak ada di apartemen sekarang. Sudah hampir pukul 5, dia akan pulang”kataku.
Akhirnya Jessica dan Aiden  mengantarkanku pulang. Biaya rumah sakit dibiayai oleh Aiden meskipun aku bersikeras untuk membayarnya sendiri. Dan sekarang aku sudah berada di kursi belakang mobil mewah Aiden, sementara Jessica duduk di samping kemudi. Aku berusaha menenangkan pikiranku bahwa yang di depanku itu bukan Donghae, tapi Aiden. Donghae dan Aiden berbeda meskipun wajah mereka sama. Hati mereka tak sama. Tapi rasanya aku tak rela melihat Jessica bergelayutan manja di lengan Aiden di depan mataku! Ahh… aku ini. Wajar saja, mereka itu sepasang kekasih.
Aiden sedikit menambahkan kecepatan mobilnya. Aku memandang wajahnya dari kaca depan. Aiden memang benar-benar mirip Donghae. sangat mirip. Mereka kembar identik. Apakah dia tahu bahwa aku kekasih Donghae? Apakah dia tahu bahwa kembarannya telah merelakan hidupnya untuk gadis sepertiku? Pikiranku mulai berkecamuk.
“Oh ya, siapa namamu? Kita belum sempat berkenalan.”tanya Aiden menyadari sedari tadi aku hanya diam.
“Song Hyera imnida.”jawabku
“Song Hyera?? Sepertinya nama yang tak asing?”Aiden berkomentar sambil sibuk menggerak-gerakkan stir mobilnya. Aku hanya diam
“Jadi, kau baru pertama kali ke Paris?”tanyanya lagi sambil melihat bayanganku dari kaca depan. Mata kami bertemu. Tidak! Tidak! Mata itu, tatapan itu. Itu semua mengingatkanku pada Donghae.
“Ne”jawabku datar. Aku tak sanggup memandangnya. Aku benar-benar tak rela melihatnya bersama Jessica!
Aku menghela nafas dalam. Sepertinya air mataku sebentar lagi akan meluncur.
“Baiklah, sudah sampai nona. Benarkan ini apartemennya?” Aiden menepikan mobilnya di depan apartemen Eunhyuk. Kulihat Eunhyuk sedang sibuk di depan sana. Sepertinya dia mencariku. Wajahnya cemas. Aku segera turun dengan membawa belanjaanku tadi. Tak lupa kuucapkan terima kasih pada Aiden dan Jessica. Eunhyuk menatapku dengan tatapan mengerikan. Kuyakin, pasti mulutnya akan menyemburkan berbagai rentetetan pertanyaan yang akan dilontarkan tanpa jeda.
“Hyak! Hyera-ya, dari mana saja kau? Kenapa kau tak membawa ponselmu? Kau ingin membuatku mati, hah? Sudah kukatakan untuk istirahat saja, jangan pergi jauh-jauh. Aku sudah seperti kehilangan sebelah nyawa mengetahui kau tak ada di apartemen. Lihat, sekarang kau malah pergi dengan orang asing. Kemana saja kau dari tadi, Hyera?”
Benar kan, dia merecoki dengan berbagai pertanyaan yang membuatku bingung harus mulai menjawab dari mana. Kulihat Aiden tersenyum mendengar ocehan Eunhyuk. Eunhyuk mengira bahwa mereka orang asing dan tak mengerti bahasa Korea. Akhirnya Aiden turun dari mobil dan menjelaskan semuanya.
Bisa kupastikan Eunhyuk akan ternganga melihat Aiden. Tapi aku sedang malas dan sedih. Aku juga kecewa. Aku tak tahu apa alasanku kecewa. Tapi aku sangat kecewa. Akhirnya aku meninggalkan mereka berdua dan memilih masuk ke kamar dan berdiri di balkon. Memandang Eunhyuk yang sedang berbicara pada Aiden. Menatap kepergian Aiden, sosok yang sangat mirip dengan kekasihku melesat meninggalkan apartemen ini bersama wanita lain yang bukan diriku….
Kapan lagi aku bisa bertemu dengannya??

Eunhyuk masuk dengan wajah ditekuk. Jelas sekali dia kesal dan juga cemas karena kepergianku. Tapi apa boleh buat, aku juga tak meminta untuk pingsan tiba-tiba di tempat umum seperti itu.
“Ternyata dia kembaran Donghae…”ucapnya lirih.
“Ne, dia sangat mirip dengan Donghae…”kataku datar. Air mataku tak bisa dikompromi lagi kali ini. Mataku basah.
“Hyera… dia memang mirip Donghae, tapi dia bukan Donghae” Eunhyuk menghampiriku. Dia mendekapku di dadanya. “Hyera… maafkan aku….”
“Kau tak perlu minta maaf. Kau sudah terlalu baik padaku. Aku saja yang belum bisa menerima kenyataan ini.”aku semakin terisak.
Eunhyuk mendekapku semakin dalam.
“Aku mencintai Donghae, aku tak akan bisa lepas dari bayangannya. Melihat Aiden yang ternyata adalah kembaran Donghae membuat jantungku sakit. Aku tak bisa menerima ini semua. Dia benar-benar sama. Mereka tak ada bedanya…..!!!”aku mulai berteriak-teriak frustasi.
“Aku mencintaimu, Hyera…. Jeongmal Saranghae….”bisik Eunhyuk
“Aku tak tahu bagaimana caranya membuka hatiku, Eunhyuk… aku tak tahu….?” aku mulai tak mampu mengontrol emosi. perasaanku benar-benar kalut. Bagaimana tidak, aku tak pernah tahu Donghae punya saudara kembar. dan mereka kembar identik! Di saat aku sangat merindukan Donghae dan merasa bersalah atas jantung yang diberikannya padaku, aku bertemu kembaran yang benar-benar sama dengannya bersama wanita lain. Aku tak bisa berpikir rasional! di mataku, baik itu Aiden lah, atau apa lah, tapi dia benar-benar sama bahkan tak ada beda dengan Donghae.... Bagiku dia Donghae
“Kau bisa memulainya dari sekarang. Kau bisa memandangku di sini. Dan mencoba menerimaku.”yakin Eunhyuk
“Aku tak tahu…” jawabku lemas. “Bawa aku pulang ke Seoul… aku tak mau berlama-lama di sini. Ini akan membuatku semakin sakit.”pintaku pada Eunhyuk.
Eunhyuk menatapku nanar.

-To Be Continued-

Eotteohke? Eotteohke?
Hehehe,,,, mian banget kalo FF nya jelek, nggak nyambung, atau gimanaaaa gitu. waktu bikinin FF ini author lagi kesengsem ama Hyukppa,,, #plakk! Tapi buat endingnya belum tahu pasti. Tergantung moodnya lagi seneng ama siapa, kekeke… Nantikan endingnya…… jeng-jeng….di The True Heart #Part2-End. Wokeh…?
Tolong Like and Comment nya…. ya ^_^